Cerita Sukses

Tekad Kuat, Jalan Pasti Ada

ARI MARYADI

Ari Maryadi, ia terlahir dari ayah yang berprofesi sebagai penjaga sekolah dan ibu seorang ibu rumah tangga. Sejak kecil, Ari sudah pandai cari uang jajan sendiri. Saat SD, jualan rongsok, saat SMP jualan parfum, saat SMA jualan kemeja. Saat teman-temannya kuliah, Ari menikah dengan biaya dari hasil jualan dan setelah menikah ia melanjutkan berbisnis dengan berjualan madu dan jilbab. Semua itu jadi bekalnya untuk melangkah ke puncak bersama HNI.

Tapi sebelum mengenal HNI, lelaki yang satu ini sempat menjadi operator di pabrik dan tahun 2000 menjadi titik baliknya. Saat gajinya yang hanya 700 ribu tak mencukupi kebutuhan rumah tangga, cicilan motor, biaya transportasi, dan kebutuhan anak-anak, ia nyaris putus asa. Namun akhirnya, ia kembali pada bisnis karena itulah yang akan menjadi jalannya terbebas dari belenggu finansial.

Tak hanya ulet dan tak mudah bosan, Ari juga merupakan sosok yang asyik dengan metode unik dalam melakukan presentasi untuk memperluas jaringannya. Ia senang sekali mengundang mitra-mitranya ke rumah dan menjamu mereka dengan baik. Karena jamuan itulah kedekatan dengan para mitra terjalin dengan baik.

Sebagai mentor, Ari ingin mitranya berprestasi dan cara Ari untuk memotivasi adalah dengan menjadi tauladan yang baik bagi mitranya. Yaitu harus amanah, ramah, dan profesional. Dalam perjalanannya di HNI tentu saja tidak mulus, pernah satu kali ia dalam kondisi yang sangat down. Sekitar 100 mitranya sama sekali tidak ada yang aktif dan bahkan menjadi antipati terhadap HNI.

Namun, Ari tentu tidak putus semangat begitu saja. Ia memutar otak mencari solusi supaya bisa maju bersama. Solusinya adalah ia mencari mitra lain dengan energi positif untuk maju, lalu mendorongnya sampai maju. Berkat kegigihannya, sekarang ia sudah mencapai kebebasan finansial bersama HNI. ia sudah bisa menikmati jalan-jalan ke berbagai negara bersama keluarga, memiliki hunian dan kendaraan baru.

Ari selalu meyakini bahwa saat seseorang diberikan kenikmatan berupa penghasilan yang besar maka kontribusinya untuk masyarakat, terutama di jalan Allah juga harus lebih besar lagi. Itulah alasannya senang sekali menyisihkan penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan tempat ibadah, seperti karpet untuk mushola, mengganti speaker masjid yang rusak, dan memberikan token listrik untuk masjid. Menurutnya, untuk bersedekah tak perlu menunggu disodori proposal atau semacamnya. Jika memang ada rezekinya maka tak perlu menundanya lagi.

Luar biasanya, Ari yang bahkan tak fasih berbahasa Inggris sudah memiliki mitra di berbagai negara, yakni Malaysia, Thailand, Hongkong, bahkan Jerman. Semua itu karena ia memiliki keyakinan, di mana ada keberanian, di situ ada jalan.

Sekarang dirinya ada di level posisi LCED Emerald. Sebuah capaian yang luar biasa, dan ia berpesan kepada para mitranya untuk perkuat silaturahmi dengan sesama yang tak hanya melapangkan rezeki, tetapi juga menjadi sarana paling jitu untuk dikenal banyak orang. Semakin silaturahmi, semakin mudah melakukan rekrutmen member dan insya Allah mudah untuk melangkah maju bersama HNI.


OTHER STORY

From Zero, to Herbal Super Hero
Pentingnya Passion untuk Menuju Perubahan yang Lebih Baik
"Speed" Pemenang

PT HPAI - Halal Network International (HNI)

Head Office
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok H-11 Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur DKI Jakarta, Indonesia 13450

Leaders Office
Komplek Sentra Kota Jatibening Blok F1-F5 RT001/RW003, Jatibening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat 17412

Telp : 021-8690-9600

Fax   : 021-8690-6645


Ikuti Kami:


CRM 24 Jam

Tlp: Senin - Jum'at 08.00 - 17.00

021-8690-9600

+62 878-8641-6000

  +62 857-7401-7000

  +62 822-9930-5000

Email & Telegram: 24 jam

crm@hpaindonesia.net

Telegram : hnihpaibot

Fanpage : pthpai