Cerita Sukses

KARENA HNI MEMBUAT HIDUP LEBIH BERARTI

Andri Widiastuti, LCED

Berasal dari keluarga yang biasa saja dengan ayah sebagai pensiunan dan ibu yang hanya ibu rumah tangga. "Suami ibu tak bisa berumur panjang. Kita hanya bisa menyerahkan semuanya pada Allah," ujar sang dokter sambil menggelengkan kepala.

"Apa kata dokter, Dik?" tanya sang suami setelah istrinya datang menghampiri. Andri menggeleng, tak ingin memberi beban pikiran pada suaminya. "Kita melakukan pengobatan terus. Ikhtiar dan tawakal pada Allah. Insyaallah ada jalan terbaik untuk kita."

Sang suami mengangguk, kali ini ia hanya bisa pasrah. Memiliki penyakit yang sulit sembuh itu bukan perkara mudah. Ada rasa bersalah di dalam hati karena menjadi beban istrinya, apalagi saat melihat pengorbanan istrinya yang membuat dirinya semakin gelisah. Seharusnya sebagai seorang suami, ia mengayomi dan menjadi panutan istrinya.

Sampai akhirnya wanita asal sragen yang saat ini berdomisili di Batam melakukan ikhtiar. Produk HNI adalah sebuah jawaban. Ia mulai menggunakan produk-produk herbal dari HNI karena ingin keluarganya lebih sehat dan tak memiliki ketergantungan dengan obat-obatan kimia yang memiliki berbagai macam efek samping. Alhamdulillah sampai saat ini sang suami masih sehat dan segar, mematahkan vonis dokter tentang umur yang tak panjang. 

Ada sebuah kejadian lagi yang membuat hatinya hancur. Sang ibu terjatuh hingga mengalami gegar otak. Akan tetapi sebagai seorang anak yang tak ingin menyerah pada keadaan, wanita itu memberi obat herbal dari HNI kepada ibunya.

"Ibu pakai obat ini, ya? Insyaallah bisa sembuh jika dipakai secara rutin," ujar Andria pada ibunya. "Kamu yakin jika Ibu bisa sembuh setelah mengonsumsi obat herbal ini?" sang ibu ragu. "Insyaallah, bu. Suami saya sudah merasakan manfaatnya kok. Sekarang Ibu coba dulu, hasil akhir biar Allah yang menentukan," jawab Andria menguatkan.

Sang Ibu mengangguk, tak ingin terus-terusan sakit. Dengan perlahan tapi pasti, kesehatan sang ibu pun mulai membaik. Andria sangat bersyukur dengan apa yang didapatkan oleh sang ibu dan produk HNI. 

Wanita yang join di HNI sejak tahun 2012 ini tak pernah menyerah dalam membina mitra. Apalagi dulu dengan anak-anak yang masih kecil dan motor hanya satu. "Dik, hati-hati di jalan ya? Jangan ngebut," ujar sang suami sepulang kerja ketika melihat Andria hendak melakukan pembinaan mitra. 

"Iya, Mas. Doakan juga agar hari ini banyak mitra yang bergabung dengan bisnis HNI." Sang suami mengangguk. Ia selalu mendoakan sang istri agar bisa sukses. Apalagi produk halal HNI memberi manfaat yang tidak main-main. Ia dan seluruh keluarga sudah merasakan manfaat produk tersebut. 

"Iya, Sayang. Insyaallah tidak akan ada masalah berarti jika doa suami juga mengikuti," ucap sang suami yang awalnya tidak setuju dengan apa yang dijalankan sang stri. Dulu, tak jarang ibu yang mempunyai dua anak itu mengajak serta anak-anaknya saat melakukan pembinaan, Seorang anak yang berusia lima tahun dan anak satunya berusia dua setengah tahun itu diajaknya naik motor menuju lokasi. Tak ingin terjadi apa-apa dengan buah hati, wanita itu selalu mengikat anaknya dengan tali agar tidak terjatuh. 

Jalan di HNI bukan tak ada halangan. Jatuh bangun telah dirasakannya sekitar satu sampai dua tahun. Tentu saja berbagai penolakan dirasakannya, tak hanya penerimaan. Banyak juga yang menganggap remeh bisnis yang tengah dijalankannya, bahkan tetangga satu RT tidak ada yang mendukungnya, tidak ada yang menjadi mitranya. 

Alhamdulillah saat ini anak-anaknya sudah mengenyam pendidikan di sekolah terbaik. Ia juga sudah melaksanakan umrah sebanyak empat kali dan kelima kali ini akan umrah lagi, sekeluarga. Itu semua karena bergabung di HNI. Baginya, HNI adalah sebuah dakwah yang mana menjadi sebuah solusi untuk kesehatan dan finansial bagi orang lain. Dengan mengajak orang lain bergabung bersama bisnisnya maka akan semakin banyak pula orang yang terbantu.

Wanita itu selalu mengajak hijrah ke produk halal. Juga mengajak kembali ke thibbun nabawi (kedokteran islam). Di HNI ini selain di bisnisnya, ia juga fokus mengajar KHT (Kuliah Herba Thibbun nabawi). KHT sendiri merupakan salah satu keilmuwan yang ada di HNI. Sudah ribuan lulusan KHT dari jaringannya dan alhamdulillah sudah ada lebih dari 50 pengajar thibbun nabawi dari para mitranya.

"Teruslah berkarya dan sukses di HNI karena ini adalah amal jariyah untuk akhirat," ucap Andria tiap kali membeti semangat pada mitra.


OTHER STORY

Naluri Seorang Ibu Membawa Berkah
Melepas Gelar PNS Demi Kemaslahatan Umat
Semua Karena Cinta

PT HPAI - Halal Network International (HNI)

Head Office
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok H-11 Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur DKI Jakarta, Indonesia 13450

Leaders Office
Komplek Sentra Kota Jatibening Blok F1-F5 RT001/RW003, Jatibening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat 17412

Telp : 021-8690-9600

Fax   : 021-8690-6645


Ikuti Kami:


CRM 24 Jam

Tlp: Senin - Jum'at 08.00 - 17.00

021-8690-9600

+62 878-8641-6000

  +62 857-7401-7000

  +62 822-9930-5000

Email & Telegram: 24 jam

crm@hpaindonesia.net

Telegram : hnihpaibot

Fanpage : pthpai